Sebentar lagi tahun 2009 sdh berakhir, tahun 2010 sudah di ambang pintu...horas tahun 2009, good bye ma di ho, horas 2010 welcome ma di ho.
God bless.
Sebentar lagi tahun 2009 sdh berakhir, tahun 2010 sudah di ambang pintu...horas tahun 2009, good bye ma di ho, horas 2010 welcome ma di ho.
God bless.
Posted by SOSORLIANG on 12/26/2009 at 01:48 PM in Hahipason | Permalink | Comments (0) | TrackBack (0)
Posted by SOSORLIANG on 07/16/2007 at 01:30 PM in Holong mangalap holong | Permalink | Comments (0)
Posted by SOSORLIANG on 06/28/2007 at 10:22 AM in Pidong na marende | Permalink | Comments (0)
Good article.
Berikan, dan Lupakan!
Suatu malam hujan turun dengan lebat diiringi angin kencang dan petir yang
menyambar-nyambar. Malam itu telepon berdering di rumah seorang dokter.
''Istri saya sakit,'' terdengar suara minta pertolongan. ''Dia sangat
membutuhkan dokter segera.
'' Si dokter menjawab, ''Dapatkah bapak menjemput saya sekarang? Mobil saya
sedang masuk bengkel.'' Mendengar jawaban itu, lelaki tersebut menjadi
berang. ''Apa?!'' katanya dengan marah. ''Saya harus pergi menjemput dokter
pada malam yang berhujan lebat seperti ini?''
Coba Anda renungkan cerita inspiratif diatas. Seperti yang sudah saya
paparkan dalam rubrik ini bulan lalu, kita senantiasa meminta sesuatu
kepada orang lain. Sayangnya, kita seringkali lupa untuk memberi. Kita tak
sadar bahwa apapun yang kita berikan sebenarnya adalah untuk diri kita
sendiri, bukan untuk siapa-siapa.
Di dunia ini tak ada yang gratis. Segala sesuatu ada harganya. Seperti
halnya membeli barang, Anda harus memberi terlebih dahulu sebelum meminta
barang tersebut. Kalau Anda seorang penjual, Anda pun harus memberikan
pelayanan dan menciptakan produk sebelum meminta imbalan jasa Anda. Inilah
konsep ''memberi sebelum meminta'' yang sayangnya sering kita lupakan dalam
kehidupan sehari-hari.
Padahal ''memberi sebelum meminta'' adalah sebuah hukum alam. Kalau Anda
ingin anak Anda mendengarkan apa yang Anda katakan, Andalah yang harus
memulai dengan mendengarkan keluh kesah mereka. Kalau Anda ingin karyawan
atau bawahan Anda bekerja dengan giat, Andalah yang harus memulai dengan
memberikan perhatian, dan lingkungan kerja yang kondusif. Kalau Anda ingin
disenangi dalam pergaulan, Anda harus memulainya dengan memberikan bantuan
dan keperdulian kepada orang lain.
Orang yang tak mau memberi adalah mereka yang senantiasa dihantui perasaan
takut miskin. Inilah orang-orang yang ''miskin'' dalam arti yang
sesungguhnya. Padahal, di dunia ini berlaku hukum kekekalan energi. Kalau
Anda memberikan energi positif kepada dunia, energi itu tak akan hilang. Ia
pasti kembali kepada Anda.
Persoalannya, banyak orang mengharapkan imbalan perbuatan baiknya langsung
dari orang yang ditolongnya. Ini suatu kesalahan. Dengan melakukan hal itu,
Anda justru membuat bantuan tersebut menjadi tak bernilai. Anda
mempraktikkan manajemen ''Ada Udang Di Balik Batu.'' Anda tak ikhlas dan
tak tulus. Ini pasti segera dapat dirasakan oleh orang yang menerima
pemberian Anda. Jadi, alih-alih menciptakan kepercayaan pemberian Anda
malah akan menghasilkan kecurigaan.
Agar dapat efektif, Anda harus berperilaku seperti sang surya yang memberi
tanpa mengharapkan imbalannya. Untuk itu tak cukup memberikan harta saja,
Anda juga harus memberikan diri Anda, dari hati Anda yang paling dalam.
Jangan pernah memikirkan imbalannya. Anda hanya perlu percaya bahwa apapun
yang Anda berikan suatu ketika pasti kembali kepada Anda. Ini merupakan
suatu keniscayaan, suatu hukum alam yang sejati.
Sebetulnya semua orang di dunia ini senantiasa memikirkan kepentingan
dirinya sendiri. Namun, kita dapat membedakannya menjadi dua tipe orang.
Orang pertama kita sebut sebagai orang yang egois. Merekalah orang yang
selalu meminta tetapi tak pernah memberikan apapun untuk orang lain. Orang
ini pasti dibenci dimana pun ia berada.
Jenis orang kedua adalah orang yang juga mementingkan diri sendiri, tetapi
dengan cara mementingkan orang lain. Mereka membuat orang lain bahagia agar
mereka sendiri menjadi bahagia. Ini sebenarnya juga konsep mementingkan
diri sendiri tetapi sudah diperhalus. Kalau Anda selalu memberikan
perhatian dan bantuan kepada orang lain, banyak orang yang akan menghormati
dan membantu Anda. Kalau demikian, Anda sebenarnya sedang berbuat baik pada
diri Anda sendiri.
Bagaimana kalau Anda membaktikan diri Anda untuk menolong anak-anak
terlantar dan orang-orang miskin? Ini pun sebenarnya adalah tindakan
''mementingkan diri sendiri dengan cara mementingkan orang lain.'' Anda
mungkin tak setuju dan mengatakan, ''Bukankah saya tidak mendapatkan
apa-apa. Saya kan bekerja dengan sukarela.
'' Memang benar, Anda tidak mendapatkan apa-apa secara materi, tetapi
apakah Anda sama sekali tidak mendapatkan apa-apa? Jangan salah, Anda tetap
akan mendapatkan sesuatu yaitu kepuasan batin. Kepuasan batin inilah yang
Anda cari. Anda membantu orang lain supaya mendapatkan hal ini.
Jadi, apapun yang kita lakukan di dunia ini semuanya adalah untuk
kepentingan kita sendiri. Orang-orang yang egois sama sekali tak memahami
hal ini. Mereka tak sadar bahwa mereka sedang merusak diri mereka sendiri.
Sementara orang-orang yang baik budinya sadar bahwa kesuksesan dan
kebahagiaan baru dapat dicapai kalau kita membuat orang lain senang,
menang, dan bahagia. Hanya dengan cara itulah kita akan dapat menikmati
kemenangan kita dalam jangka panjang. Inilah hukum Menang-Menang (win-win)
yang berlaku dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja.
Oleh: Arvan Pradiansyah
Posted by SOSORLIANG on 04/14/2007 at 09:19 AM in Na manggulmit | Permalink | Comments (0)
Horas,
Aku melambaikan tangan ke sopir Mikrolet (M26) dari depan rumahku.Mikrolet
itu berhenti,lalu aku langsung duduk disamping sopir.
Seperti biasa,saya langsung mengeluarkan buku bacaan dari dalam tasku yang
berjudul:"Membentuk Karakter seksual anak yang tahan godaan"
Saya langsung membaca tanpa bertegur sapa dgn sopir .Dia memutar lagu-lagu
Ebiet G.Ade.Tdk lama kemudian,dia mengganti kaset dengan lagu2 favoritku
seperti,Willingly I will be Yours,Wllingly I will wait for you dst......Aku
masih diam menikmati lagu tsb.Terkenang masa-masa indah
berpacaran,bersepeda bersama ke kebun teh Sidamanik.Terbayang kampung
halamanku yang dikelilingi bukit2 yang menghijau.
Yang membuatku terpana,dia memutar lagu Tapanuli yg berjudul :"Rap hita
padua da ito,manduda bayon i,Rap hita nadua hasiaaan.Rap ta endehonma.
Aku langsung berhenti membaca,dan menanyakan sopir dalam bhs daerah :"Marga
dia do hamu amang?",ahu marga Malau do.Bah,mauliatema di Tuhantai.Aku juga
dengan sopan menjabat tangannya sambil memberitahukan margaku.Kami lalu
terlibat dalam pembicaraan tentang keluarga.
Melihat wajah bapak itu,saya perkirakan dia berumur 55 tahun,ternyata dia
sdh berumur 64 tahun.Aku salah perhitungan.
Dia bercerita bahwa dia sdh mempunyai 6 anak(5 wanita dan satu
laki-laki)dan delapan cucu.Semua anaknya sdh mandiri dan sdh menikah.
Aku sekarang dipanggil Ompu ni si Jordan,katanya sambil tertawa bahagia.
Aku mau menjadi sopir,karena aku ingin aktifitas.
Karena bila saya hanya berdiam diri dirumah,saya menjadi sakit. Tapi tdk
harus menjadi sopir bukan? Aku menyanggahnya.
Aku sdh menjiwai sebagai sopir,karena aku tdk punya keahlian lain
katanya.Bagaimana amang bisa menmbiayai anak-anak hingga mandiri? tanyaku
ingin tahu.Ompu si Jordan mengatakan bahwa setiap pendapatannya,selalu
disetor kepada isterinya untuk mengelola.Mulai kami menikah,saya selalu
menyetor penuh hasilku kepada parsonduk bolonku.Saya tdk pernah ikut main
judi seperti sopir2 lainnya.Bila aku berangkat pagi,isteriku sdh membungkus
nasi untuk makan siang.Jadi aku gak pernah makan dilapo atau diwarung.
Bila anak-anak berangkat kesekolah,mereka tidak diberikan uang jajan karena
memang uang tdk cukup.Mereka hanya dibekali makanan dari rumah sebuah
telor ayam rebus tiap orang dgn bumbu garam,sehingga siang harinya mereka
tdk kelaparan.Malamnya,kami berkumpul dan berdoa bersama,agar kami selalu
dalam lindunganNya.Makanan kami boleh dikatakan tdk cukup vitamin.Kami
hanya mengandalkan vitamin dari Firman Tuhan supaya tdk jatuh sakit.
Demikianlah kami menjalani hidup sampai anak-anak selesai
bersekolah.Anak-anakku sekarang sdh memiliki pekerjaan yang mapan.Saya
selalu mengingatkan kepada mereka agar mensyukuri anugerah yang diberikan
Tuhan.Jangan sombong,karena harta tdk dibawa mati.
Kami bersyukur kepada Tuhan,karena kami hanya diberikan secukupnya,tdk
berlebih.Buat apalah kami diberikan berlebih,bila kami gak bisa
mengelolalnya?
Beginilah kisah sederhana seorang sopir yang menghayati dan mensyukuri
pekerjaannya sebagai sopir mulai menikah hingga menjadi ompu si Jordan.
Selamat amang sampai jumpa lagi.Bapa sungguh diberkati Tuhan.Aku mau
menitip nih agar sopir2 yang amang kenal nanti ikut Paskah
Bonapasogit,kataku sambil memberinya brosur Paskah Bonapasogit.Tolong
dibagikan ya..amang,pintaku kepada Ompu si Jordan.Kutitipkan ke dia
sebanyak 100 eks.Sambil mengeluarkan receh 5000 rupiah,aku sodorkan
kepadanya.Eeeeh,dia malah menolak...gak usah amangboru..katanya.Inilah
enaknya kalau jelas martarombo dan bicara Anugerah Tuhan
Selamat bekerja Ompu si Jordan,sampai ketemu lagi di Paskah Bonapasogit tgl
22 April 2007 di istora senayan.Kami pasti datang amangboru,katanya
meyakinkanku.Kamipun berpisah,dan tawanya yang ceria terbayang terus
dipelupuk mataku.
Walsinur Silalahi
Posted by SOSORLIANG on 04/14/2007 at 09:14 AM in Pidong na marende | Permalink | Comments (0)
Bacaan: Yeremia 31:31-37
Tahukah saudara bahwa dari seluruh kitab Perjanjian Lama, hanya pada
pada ayat 31 inilah tertulis kata "pejanjian baru". Dalam OT ditulis
"new covenant" dan dalam NT ditulis "new testament". Kata inilah yang
kemudian hari membagi Alkitab dalam dua bagian, yaitu PL dan PB.
Israel dan Yehuda telah berulang kali melalukan pelanggaran terhadap
perjanjian mereka dengan Allah. Ini persis sama dengan yang dilakukan
nenek moyang mereka yaitu mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.
Perjanjian yang dilanggar oleh mereka itu, membuat Allah tidak lagi
memperhitungkan perjanjian lama tersebut, sehingga Allah membuat
perjanjian yang baru dengan Israel dan Yehuda.
Isi perjanjian baru ini masih sama dengan perjanjian yang lama, yaitu:
"Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku". Sama
seperti Allah menaruh benda-benda penerang di alam semesta yang tidak
pernah berubah menerangi siang dan malam, juga seperti Allah membuat
gelombang lautan yang tidak pernah berhenti bergemuruh, demikian juga
perjanjian baru ini tidak akan berhenti.
Kalau begitu, apa bedanya perjanjian lama dan perjanjian baru?
Perjanjian lama yaitu ditulisnya hukum taurat pada dua loh batu yang
ditaruh pada tangan yang mudah jatuh dan pecah, namun sekarang
perjanjian baru dengan menaruh taurat pada hati mereka.
Inilah benih hidup baru yang Allah taruh pada hati setiap orang yang
bertobat. Ini menjadikan mereka bisa melakukan taurat dengan setia
karena sungguh-sungguh mengenal Allah, pemberi taurat itu.
Bagaimana perjanjian baru itu sekarang bisa kita rasakan?
Melalui kematian Yesus Kristus, anak Allah yang hidup untuk menghapus
dosa-dosa kita.
Roh Kudus menjadi "jamian" atau "uang muka" atas perjanjian baru
didalam hati kita, supaya benih iman terhadap Yesus Kristus tetap
terus bertumbuh.
Terpujilah Allah atas segala rencanaNya bagi hidup kita, Amen.
Sumber:
http://thermanto.blogspot.com/
Posted by SOSORLIANG on 04/14/2007 at 09:02 AM in Bohal ni tondi | Permalink | Comments (0)
Posted by SOSORLIANG on 04/14/2007 at 08:57 AM in Na manggulmit | Permalink | Comments (0)
Posted by SOSORLIANG on 04/14/2007 at 08:55 AM in Peol otik | Permalink | Comments (0)
Menu Restoran Italia
----------------------
Suatu hari Markaban mengajak relasinya sesama anggota DPR dari daerah
untuk
makan siang di restoran Italia terkenal. Markaban sebenarnya belum
pernah makan
di restoran Italia. Maklum, sebagai putera daerah sebenarnya ia lebih
nyaman
makan di warteg. "Nggak apa-apa lah sekali-kali, supaya dianggap
keren oleh
teman-teman DPR," pikirnya.
Setelah mereka duduk dan mencicipi anggur yang disajikan, Markaban
mengambil
menu dan mulai memesan. Karena bingung melihat nama-nama aneh masakan
Italia,
Markaban memilih sembarang. "Pelayan, kami mau pesan Gianfranco
Tardelli," ujar
Markaban sambil memberi penekanan pada aksen Italinya. "Maaf, Tuan,"
jawab
pelayan. "Itu nama pemilik restoran ini !"
----------------------
Konsisten
----------------------
Seorang wartawan senior bertanya kepada Markaban. "Berapa umur Anda,
Pak ?".
"Tiga puluh," ujar Markaban singkat
"Lho, saya wawancarai Anda lima tahun lalu ketika terpilih sebagai
anggota DPR,
usianya tak berubah!" ujar si wartawan heran.
"Sebagai politikus, saya harus konsisten," ujar Markaban mantap.
----------------------
Dengan tersenyum
----------------------
Direktur Jenderal Pajak sedang melakukan dengar pendapat dengan
komisi IX DPR.
"Adalah suatu kehormatan bagi kita sebagai warga negara untuk
membayar pajak
dengan tersenyum," ujar direktur pajak memaparkan program-programnya.
Markaban
yang kebetulan mempunyai bisnis di daerahnya cukup besar, langsung
berteriak
kegirangan. "Alhamdullilah, tadinya kusangka bahwa pajak harus
dibayar dengan
uang," ujar Markaban.
DUDUK PALING DEPAN
------------------------
Pesawat Air Lines sedang mengalami gangguan mesin serius di udara.
"May day, may day, may day...!!", terdengar pilot siarkan S.O.S lewat
radio.
"Pesan anda tertangkap jelas, "kata petugas dek menara pengawas,
"Harap beritahukan tinggi dan posisi anda segera..!!"
"Ya, baik, "seru pilot itu, "Saya satu meter delapan puluh, dan saya
duduk di kursi yg paling depan!"
------------------------
ORANG HEBAT
------------------------
Suatu hari seorang penyelam sedang melihat-lihat terumbu karang pada
kedalaman 8 meter. Tiba -tiba ia melihat seseorang berada
disampingnya. Ia terkejut karena orang tersebut nggak memakai
peralatan selam.
Penyelam lalu turun lagi sampai ke kedalaman 15 meter. Ia terkejut
melihat orang yang tadi disebelahnya menyusulnya.
Penyelam turun lagi, sampe 25 meter, eh.. orang yang tadi turut
ngikutin sampe di 25 meter. Penyelam makin heran, dan ia mendekati
orang tersebut sambil memberikan white board dengan pensil 2 B -nya
dengan tulisan: "Hebat bener kamu... gimana caranya sampe ke
kedalaman begini tanpa memakai alat selam?"
Orang itu mengambil white boardnya dan menulis: "Gua tenggelam,
Goblok!"
------------------------
CARI MAKAN SENDIRI
------------------------
Ada seorang peternak sapi yang cukup berhasil dan punya beratus-ratus
ekor sapi.
Pada suatu hari datanglah seorang petugas peternakan yang menyamar
dan bertanya "setiap hari sapi-sapi ini bapak beri makan apa?".
Peternak "oh saya beri makan rumput-rumput saja".
"kalo begitu bapak saya denda karena telah memberi makan sapi-sapi
ini secara tidak layak" kata si petugas. "Bapak saya denda 2 juta".
Akhirnya selang beberapa minggu kemudian petugas tadi datang kembali
dan menanyakan hal yang sama kepada si peternak. "Bapak beri makan
apa sapi-sapi ini?" kata si petugas.
Si peternak menjawab "saya beri makan keju, hamburger dan susu"
"kalo begitu bapak saya denda 3 juta rupiah karena memberi makan
diluar batas sewajarnya!!" kata si petugas.
Akhirnya seminggu kemudian datang lagi si petugas menayakan hal sama
kepada si peternak. "bapak beri makan apa sapi-sapi ini..??" tanya si
petugas.
Akhirnya karena takut di denda lagi si peternak menjawab "begini pak
setiap hari semua sapi-sapi ini saya beri uang masing-masing tiga
ribu rupiah, terserah mereka mau makan dimana....!!".
TURIS
------------------------
Seorang turis asal Singapura sedang menikmati liburan di Malaysia.
Dia sedang menikmati makan paginya di Coffee House hotel ditempat ia
menginap. Seorang Malaysia yang sedang memakan PERMEN KARET duduk
disebelahnya dan mulai mengajak berbicara secara santai.
Orang Malaysia : "Kalian orang -orang Singapura memakan keseluruhan
roti ya..?"
Turis Singapura : "Tentu saja"
Orang Malaysia : "Kami tidak. Di Malaysia kami hanya memakan bagian
dalamnya saja. Sedangkan bagian kulit luar roti yang kering kami
kumpulkan lalu kami masukkan ke dalam kontainer, diolah, lalu kami
produksi menjadi roti croissants dan kami jual ke Singapura."
Si orang Malaysia lalu tersenyum puas saat melihat si turis asal
Singapura terdiam tanpa bisa berbicara apa-apa.
Orang Malaysia : "Apakah kamu memakan selai dengan roti?"
Turis Singapura : "Tentu saja"
Orang Malaysia (sambil tertawa kecil) : "Kami tidak. Di Malaysia kami
makan buah segar pada saat makan pagi. Kami kupas kulitnya, keluarkan
bijinya dan kami kumpulkan di kontainer, olah, lalu kami produksi
menjadi selai. Setelah itu kami ekspor ke Singapura"
Kali ini, si turis Singapura balas bertanya : "Apakah kalian, orang
-orang Malaysia melakukan hubungan sex?"
Orang Malaysia : "Kenapa? tentu saja kami melakukan hubungan sex"
Turis Singapura : "Apakah kalian menggunakan "pengaman" ?"
Orang Malaysia : "Tentu saja!! Kami menggunakan kondom"
Turis Singapura : "Lalu, apa yang kalian lakukan dengan kondom yang
telah digunakan?"
Orang Malaysia : "Kami buang, tentu saja"
Turis Singapura : "Kami tidak. Di Singapura, pemerintah secara diam
diam memasukkan kondom-kondom tersebut ke dalam kontainer, kami
lebur, lalu kami olah menjadi permen karet dan kami ekspor dan jual
ke Malaysia.
Itulah alasan yang sebenarnya kenapa kami orang Singapura dilarang
makan permen karet."
------------------------
LUPA
------------------------
Seorang kakek2 umuran 80 th masuk kedalam sebuah bar. Setelah memesan
minuman si kakek tsb menangis, yg kemudian didatangi bartender
"Ada apa pak?" tanya bartender.
"Saya baru pulang bulan madu dengan istri saya yang baru", kata si
kakek.
"lho, bukankah itu bagus dan bapak pasti senang sekali", kata
bartender.
"Saya baru saja menikahi seorang instruktur aerobik yg sangat cantik.
Hidup dengannya merupakan suatu hal yg sangat luar biasa. Dia adalah
wanita yang paling cantik di dunia dan bisa hidup berdua dengannya
merupakan suatu hal yg sangat berharga dalam hidup saya", jelas si
kakek sambil menangis.
"Lalu, kenapa bapak menangis?" tanya si bartender.
"SAYA TIDAK INGAT DIMANA KAMI TINGGAL".... ..
------------------------
Mau Makan
------------------------
Seorang lelaki masuk ke sebuah restoran. Kemudian dia bertanya kepada
si pelayan.
"Ayam ada?"
"Ada!"
"Kambing ada?"
"Ada!"
"Bebek ada?"
"Ada!"
"Kalau begitu, suruh keluar semua sekarang! saya mau makan.
------------------------
Kaki
------------------------
Hari itu di Fakultas Kedokteran UI sedang berlangsung ujian anatomi
hewan. Ujian kali ini susah banget. Mahasiswa harus bisa menentukan
jenis/nama serangga dari potongan-potongan kaki yang diberikan si
dosen.
Dua jam sudah berlalu. Nggak ada satu mahasiswa pun yang bisa
menjawab soal ujian. Seorang mahasiswa yang bete abis memutuskan
untuk keluar ruangan. Dia membanting pintu saking kesalnya.
"Braaaakkkkk! !!!"
Mendengar suara pintu dibanting, si dosen marah besar. "Hey!
Seenaknya saja kamu membanting pintu! Siapa nama kamu???!!!" teriak
profesor anatomi itu.
Si mahasiswa yang sudah terlanjur berada di luar segera menjulurkan
kakinya ke pintu sambil berkata, "Nih kaki saya, Prof. Coba tebak
siapa nama saya?"
Posted by SOSORLIANG on 04/14/2007 at 08:53 AM in Na geok | Permalink | Comments (0)
Posted by SOSORLIANG on 04/14/2007 at 08:51 AM in Parkarejoan | Permalink | Comments (0)
| Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 |
Recent Comments